-->

Newsblessing.com

Daftar Blog Saya

Sorotan

Iklan

Terkini Lainnya

08 Agustus 2026

Bahas KUA-PPAS 2027, DPRD Sulut Bicarakan Ketimpangan Anggaran dan Jalan Kena Aspal Sejak Merdeka

 

Newsblessing com, SULUT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulawesi Utara mematangkan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafond Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.


​Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen pada Jumat (7/8/2026) di Ruang Paripurna ini diwarnai hujan interupsi dan kritik pedas dari para legislator. Sejumlah isu krusial dipertanyakan, mulai dari ketimpangan alokasi anggaran, dana bencana, hingga infrastruktur dasar masyarakat.


Infrastruktur Terbengkalai dan Ketimpangan Porsi Anggaran


​Anggota DPRD Sulut, Royke Roring, menyuarakan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan Salibabu yang disebut tak pernah tersentuh pengaspalan sejak Indonesia merdeka. Ia mendesak Dinas PUPR memberikan perhatian khusus pada akses vital tersebut.


​Tak hanya jalan rakyat, Royke juga menyinggung kondisi fisik Gedung DPRD Sulut yang mulai memprihatinkan.


​"Fasilitas gedung daerah, khususnya ruang paripurna ini sudah mulai bocor. Ini butuh rehabilitasi. Begitu pula penyesuaian program lampu jalan di Dinas Perkimtan agar tepat sasaran," tegas Royke.

 


​Nada kritis juga datang dari Pierre Makisanti yang menilai penetapan plafond anggaran oleh TAPD belum mencerminkan rasa keadilan. Menurutnya, dinas penopang masyarakat seperti Pertanian, PUPR, dan Dinas Sosial justru belum mendapatkan porsi anggaran yang memadai.


Sorot Tajam Dana Bencana dan Fasilitas Operasional Kerja


​Isu keselamatan warga turut menjadi sorotan utama. Anggota DPRD Nick Lomban beserta Amir Liputo menyayangkan adanya pemangkasan alokasi dana kesiapsiagaan bencana di BPBD—dari yang sebelumnya Rp300 juta menyusut menjadi Rp207 juta pada rancangan TA 2027.


​Padahal, tingkat kerawanan bencana seperti kebakaran hutan di Minahasa Tenggara membutuhkan respons cepat dan dukungan regulasi Perda Penanggulangan Bencana.


​Selain itu, Amir Liputo mengungkap ketimpangan serius antara kebutuhan riil daerah dan kemampuan anggaran yang diakomodasi.


  • Sektor Praskim & Pertanahan: Kebutuhan diusulkan Rp25 miliar, namun hanya terakomodasi Rp7 miliar.
  • Proyek Strategis Nasional (MORR III): Kebutuhan pembebasan lahan mencapai Rp23 miliar yang harus segera diprioritaskan.
  • Sarana Operasional: Minimnya pengadaan komputer di Badan Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) serta Biro Pembangunan yang dinilai mengganggu kinerja pengawasan anggaran (EPRA).

Sikap TAPD: Fokus Kepentingan Publik dan Coret Pengadaan Mewah


​Menanggapi rentetan aspirasi dewan, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulut, Tahlis Gallang, menegaskan bahwa penyusunan struktur anggaran 2027 berpatokan ketat pada PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah untuk menjamin transparansi.


​Mengingat keterbatasan fiskal daerah, TAPD menerapkan skala prioritas yang berfokus pada pelayanan publik dan secara tegas mencoret usulan belanja yang tidak mendesak.


​"Prinsipnya anggaran diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat. Jika ada usulan yang tidak relevan, langsung kami coret. Contohnya, permintaan pengadaan mobil dinas baru di Dinas ESDM kita tiadakan karena keterbatasan anggaran," ujar Tahlis.


​Ia menambahkan, distribusi anggaran ke setiap SKPD telah memperhitungkan mitigasi risiko serta mengakomodasi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Proses pembahasan KUA-PPAS 2027 ini dijadwalkan berlanjut hingga pekan depan sebelum disahkan dalam Rapat Paripurna.

(*/Olvie)

07 Agustus 2026

Wakil Gubernur Sulut Buka NSIF 2026, Tegaskan Komitmen Ciptakan Iklim Investasi Aman dan Kondusif


Newsblessing.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif, serta memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha. Komitmen tersebut menjadi kunci utama untuk memikat para investor dalam mendukung percepatan ekonomi daerah.

​Pesan ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sulut, Johannes Victor Mailangkay, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, pada pembukaan North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026 di Manado, Jumat (7/8/2026).


​Dalam sambutan yang dibacakan Wagub, Gubernur Yulius Selvanus mengapresiasi kolaborasi Bank Indonesia, Kementerian Investasi/BKPM, serta pemerintah kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan forum strategis ini.

"NSIF memiliki peran yang sangat strategis dalam mempromosikan dan memperkenalkan berbagai peluang investasi bernilai tinggi di Sulawesi Utara. Melalui forum ini, para investor dapat melihat langsung potensi besar daerah kita yang didukung penuh oleh komitmen pemerintah," ujar Johannes saat membacakan amanat Gubernur.


Investasi Jadi Tumpuan Pertumbuhan Ekonomi


​Langkah Pemprov Sulut dalam mendorong masuknya modal sejalan dengan catatan Bank Indonesia. Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, mengungkapkan bahwa arus investasi menjadi motor utama pendongkrak perekonomian daerah.


​Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada Triwulan II-2026 tercatat berada di angka 5,42 persen. Meski mengalami sedikit moderasi, capaian ini masih melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.


​Pertumbuhan tersebut didukung kuat oleh peningkatkan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi yang naik hingga 7,12 persen, serta sektor Konstruksi yang tumbuh 7,63 persen.


​Untuk memastikan para investor mendapatkan kemudahan, Pemprov Sulut bersama BI dan instansi terkait terus mengoptimalkan peran Regional Investment Relations Unit (RIRU). Wadah ini bertugas menyajikan proyek-proyek bernilai tambah tinggi yang siap ditawarkan (clean and clear), sekaligus mengawal koordinasi lintas sektor secara berkelanjutan.


​Forum NSIF 2026 ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat nasional dan internasional, di antaranya perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, jajaran korps diplomatik dari negara sahabat seperti Selandia Baru dan Filipina, pengurus KADIN Pusat, otoritas keuangan (OJK dan BPS), para kepala daerah, serta para calon investor.

(Olvie)

Gubernur Sulut Luncurkan ‘Keringanan Pajak Merdeka’ dan Bagikan Ribuan Bibit Kelapa Saat Apel Pencanangan HUT RI & Provinsi Sulut

Newsblessing.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) resmi memulai rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara tahun 2026 melalui apel pencanangan di Manado.

Dalam momentum sakral tersebut, Pemprov Sulut meluncurkan sejumlah program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat, mulai dari program insentif pajak kendaraan hingga aksi penguatan ekonomi berbasis lingkungan.

Mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" serta tema daerah "SULUT MELAJU" (Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan), perayaan tahun ini dijadikan ajang akselerasi pembangunan daerah. Pemprov Sulut menegaskan komitmennya untuk bergerak lebih cepat dan melompat lebih tinggi demi menghadirkan kesejahteraan yang merata.

Program "Keringanan Pajak Merdeka" untuk Masyarakat

Salah satu program utama yang diluncurkan adalah Keringanan Merdeka, yang berlaku sepanjang bulan Agustus hingga akhir September 2026. Program ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi warga.

Beberapa kemudahan dalam program insentif ini meliputi:


  • Bebas 100% Tunggakan Pokok PKB: Berlaku untuk kendaraan roda dua di bawah 200 cc.
  • Pengurangan 50% Tunggakan Pokok PKB: Diberikan untuk kendaraan roda dua di atas 200 cc, kendaraan roda tiga, serta kendaraan roda empat ke atas.
  • Penghapusan Denda 100%: Bebas denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), denda BBN KB I buatan tahun 2025, serta denda SWDKLLJ tahun sebelumnya.

Seluruh jajaran ASN diminta menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi ini agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum bebas denda pajak tersebut.

Pembagian Bibit Kelapa hingga Pesta Budaya

Selain sektor pendapatan daerah, pencanangan kegiatan ini diisi dengan beragam aksi kemasyarakatan dan penguatan identitas daerah:


  • 2.051 Bibit Pohon Kelapa: Diserahkan secara simbolis untuk memperkuat kedaulatan pangan, investasi hijau, serta menopang perekonomian masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.
  • Gerakan Pemasangan Bendera: Seluruh perangkat daerah diinstruksikan membagikan Bendera Merah Putih secara langsung kepada warga kurang mampu dan pengendara.
  • Pekan Budaya & Olahraga: Rangkaian acara dimeriahkan dengan lomba gerak jalan (etape 8 KM, 17 KM, hingga 45 KM), Pekan Budaya Sulut 2026, laga olahraga persahabatan, serta penataan bazar UMKM lokal.

5 Arahan Penting Gubernur

Menutupi rangkaian pembukaan, Gubernur menyampaikan lima poin instruksi yang wajib diperhatikan oleh seluruh instansi Pemprov Sulut:


  1. Gelorakan Perayaan: Menghias lingkungan kerja dan fasilitas umum agar nampak indah, bersih, dan semarak.
  2. Jaga Profesionalisme: Kualitas pelayanan publik dan disiplin ASN harus tetap terjaga di tengah kemeriahan acara.
  3. Perkokoh Sinergi: Membangun kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target keberhasilan bersama.
  4. Keamanan & Ketertiban: Memastikan situasi daerah tetap aman dan kondusif selama perayaan berlangsung.
  5. Waspada Dampak El Nino: Mengantisipasi potensi kekeringan, karhutla, serta gangguan ketersediaan pangan dan air bersih melalui langkah penghematan dan pengawasan ketat.  (*/Olvie)

Hadiri Pencanangan HUT RI dan Sulut 2026, Sekwan Niklas Silangen Perkuat Sinergi Bersama Gubernur Lewat Laga Mini Soccer

 


Newsblessing.com, SULUT - Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai pembukaan rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT Ke-62 Provinsi Sulawesi Utara. Rangkaian kegiatan ini resmi dimulai melalui apel pencanangan yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Manado, pada Jumat (7/8/2026).


Turut hadir dalam jajaran tamu undangan, Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Weliam Niklas Silangen, S.Sos., M.Si. Tidak sekadar menghadiri prosesi seremonial, Sekwan Silangen juga ambil bagian langsung dalam kemeriahan laga pembukaan.


  1. Mempererat Sinergi dan Kebersamaan Lintas Instansi Kehadiran dan partisipasi aktif Sekwan Niklas Silangen dalam fun game mini soccer—berada dalam satu tim bersama Gubernur Yulius Selvanus, Wagub Victor Mailangkay, serta jajaran pejabat eselon II—menunjukkan fokus pada penguatan tali silaturahmi, soliditas, dan kolaborasi antara Sekretariat DPRD, Pemerintah Provinsi, dan unsur Forkopimda (seperti Kodam XIII/Merdeka).
  2. Dukungan Penuh terhadap Agenda Peringatan HUT RI Ke-81 & HUT Sulut Ke-62 Sebagai pimpinan di Sekretariat DPRD, kehadiran beliau menegaskan komitmen penuh Lembaga Legislatif dalam mendukung dan mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan resmi serta perlombaan antarinstansi yang diusung oleh Pemprov Sulut selama bulan kemerdekaan dan hari jadi provinsi.
  3. Mendorong Rangkaian Kegiatan yang Memberi Manfaat bagi Masyarakat Menyelaraskan dengan arahan Gubernur, fokus pelaksanaan agenda peringatan ini tidak ditujukan sekadar sebagai seremoni atau rutinitas tahunan belaka, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat pelayanan publik dan menghadirkan kegiatan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Utara.


Fun Game Mini Soccer Penuh Keakraban


​Salah satu agenda yang menyedot perhatian para ASN dan tamu undangan adalah pertandingan persahabatan fun game mini soccer. Dalam laga ini, Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay turun langsung merumput.

Tim Gubernur—yang diperkuat oleh Sekwan Niklas Silangen bersama jajaran pejabat eselon II dan keasistenan Setdaprov Sulut—bertanding melawan ketangguhan Tim Kodam XIII/Merdeka. Laga berjalan sengit namun tetap menjunjung tinggi sportivitas serta keakraban. Hingga peluit panjang dibunyikan, pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.


​Pesan Gubernur: Jangan Hanya Sekadar Seremonial


​Apel pencanangan ini menjadi penanda dimulainya pelbagai kompetisi dan kegiatan resmi antarinstansi di tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus mengingatkan seluruh jajaran agar momentum peringatan tahun ini benar-benar berdampak positif.


​"Peringatan HUT RI dan HUT Provinsi Sulawesi Utara ini tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial belaka. Setiap rangkaian acara harus membawa manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas Gubernur.


​Rangkaian lomba dan kegiatan kemasyarakatan dipastikan bakal terus menyemarakkan Bumi Nyiur Melambai hingga puncak peringatan mendatang.

Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara


Newsblessing.com, TAHUNA- Memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) UP3 Tahuna menggelar Apel dan Inspeksi Peralatan Siaga di halaman Kantor PLN UP3 Tahuna.


Mengusung tema "Kesiapsiagaan Seluruh Insan dan Peralatan untuk Memastikan Keandalan Pasokan Listrik PLN UP3 Tahuna", kegiatan ini dipimpin oleh Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, serta diikuti oleh jajaran manajemen, Manager Unit Layanan Pelanggan se-wilayah kerja UP3 Tahuna, pegawai organik, Tenaga Alih Daya (TAD), dan seluruh mitra kerja.


General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kesiapan di wilayah perbatasan dan kepulauan seperti Nusa Utara menjadi prioritas PLN untuk menjaga kekhusyukan dan kelancaran momen bersejarah bangsa.


"Nusa Utara merupakan benteng terdepan Indonesia. Kami di PLN UID Suluttenggo memastikan bahwa seluruh unit di bawah jajaran kami, termasuk UP3 Tahuna, berada dalam kondisi siap menghadapi momentum HUT ke-81 RI. Kesiapsiagaan personel dan keandalan sarana di wilayah pulau-pulau terluar adalah wujud komitmen PLN dalam menghadirkan listrik yang andal, aman, dan tanpa kedip, terutama pada momentum krusial," tegas Usman.


Dalam arahannya saat memimpin apel, Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, menyampaikan bahwa kesiapan insan PLN tidak hanya diukur dari keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga dari keandalan sumber daya manusia, budaya keselamatan kerja, serta koordinasi yang solid di lapangan.


"Hari Kemerdekaan adalah momentum istimewa. Di balik setiap pelaksanaan upacara bendera, hingga semarak perayaan masyarakat, terdapat peran penting keandalan pasokan listrik. Melalui apel dan gelar peralatan siaga ini, kami memastikan seluruh personel dan perlengkapan siap 100 persen," ujar Eko.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi menyeluruh terhadap kendaraan operasional Pelayanan Teknik (Yantek), peralatan jaringan distribusi, Alat Pelindung Diri (APD), sarana komunikasi, hingga perlengkapan tanggap darurat. Pemeriksaan dilakukan secara mendetail untuk menjamin fungsi operasional sekaligus memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).


Pelaksanaan Apel Siaga ini menjadi simbol kesiapan PLN UP3 Tahuna dalam menghadapi tantangan geografis kepulauan. Dengan personel yang kompeten, sarana pendukung yang andal, dan koordinasi yang terintegrasi, PLN optimistis dapat mengawal seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kepulauan Nusa Utara berjalan lancar dan terang benderang.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962


*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung._ (*/Olvie)

PLN Terus Mengupayakan Pemulihan Pasokan Listrik di Pulau Bunaken




Newsblessing.com, SULUT - PLN terus melakukan upaya terbaik untuk memulihkan keandalan pasokan listrik di Pulau Bunaken setelah terjadi gangguan pada dua unit mesin pembangkit yang menyebabkan berkurangnya daya mampu sistem sekitar 135 kW.


Sebagai bagian dari proses pemulihan, satu unit mesin pembangkit telah berhasil dioperasikan kembali sejak dua hari yang lalu. Namun demikian, untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan selama proses perbaikan berlangsung, masih diperlukan penghentian sementara pasokan listrik secara bergilir di beberapa wilayah.


Saat ini, seluruh tim teknis PLN terus bekerja secara intensif agar proses perbaikan dapat segera diselesaikan. PLN menargetkan gangguan pada mesin pembangkit dapat tertangani pada hari Minggu sehingga sistem kelistrikan di Pulau Bunaken kembali beroperasi secara normal.


PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengucapkan terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. PLN berkomitmen untuk terus memberikan informasi perkembangan penanganan gangguan kepada pelanggan.


*Narahubung*

Noven N. Koropit

Manager Komunikasi & TJSL

PLN UID Suluttenggo

Tlp 0816239962

(Olvie)