-->

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Gerak Cepat Tangani Bencana Alam Di Beberapa Titik

2025/03/22, 02:46 WIB Last Updated 2025-03-29T04:47:19Z

Newsblessing.com, SULUT - Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Gerak Cepat Tangani Bencana Alam Yang Terjadi Di 11 Kecamatan Di Kota Manado.


Sejak Jumat pagi, (21/3/2025) Kota Manado dan sekitarnya dilanda hujan deras, mengakibatkan banjir di berbagai wilayah serta peningkatan debit air sungai. Tak hanya banjir, sejumlah ruas jalan juga tertutup akibat pohon tumbang dan tanah longsor di beberapa titik di 11 kecamatan di Kota Manado.


Dalam peninjauannya ke lokasi terdampak di Kecamatan Singkil, tepatnya di Kelurahan Wonasa dan Mahawu, Gubernur Yulius memastikan bahwa langkah tanggap darurat telah berjalan.


“Kurang lebih ada 5000 kepala keluarga yang kami ungsikan, dan kita sudah siapkan logistik makanan siap saji untuk mereka,” ungkapnya.


Menurutnya, banjir kali ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di daerah Tondano, Kabupaten Minahasa, kemudian mengalir melalui daerah aliran sungai hingga meluap di Kota Manado. Namun, ia juga menyampaikan kabar baik bahwa hujan di wilayah hulu sudah mulai reda.


“Tadi kami dapat informasi bahwa hujan di Tondano sudah berhenti, sementara air laut dalam kondisi pasang. Saat ini, air di beberapa titik sudah mulai surut,” jelas Gubernur Yulius.


Menanggapi dampak yang ditimbulkan oleh bencana ini, Gubernur Yulius menegaskan agar seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara segera bertindak cepat dalam penanganan.


“Semua yang ada di provinsi ini harus berbuat lebih cepat. Jangan menunggu,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama tanah longsor, serta menghindari daerah rawan.


“Kepada masyarakat, waspadai hujan deras hari ini dan hindari tempat-tempat longsor. Tuhan bersama kalian,” tutupnya.


Hingga saat ini, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan masih terus melakukan evakuasi dan pembersihan di wilayah terdampak. Pemerintah pun terus memantau kondisi cuaca serta berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut. (*/Olvie)

Komentar

Tampilkan

Terkini

ekonomi dan bisnis

+