-->

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Pimpin Apel Gelar Pasukan Ketupat Samrat 2025

2025/03/20, 19:20 WIB Last Updated 2025-03-20T11:21:33Z


 Newsblessing.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Samrat 2025 dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Lapangan Mapolda Sulut, Kamis (20/3/2025).


 

Dalam amanat yang disampaikan, Gubernur membacakan pesan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh personel yang bertugas, menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.


Polda Sulut telah menyiapkan 71 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah, terdiri dari 44 pos pengamanan, 21 pos pelayanan, dan 10 pos terpadu.



Operasi Ketupat Samrat 2025 akan melibatkan total 4.156 personel gabungan, yang terdiri dari 2.618 personel kepolisian dan 1.538 personel TNI.


“Kami berharap operasi ini dapat berjalan dengan optimal sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik maupun merayakan Idul Fitri di Sulawesi Utara dapat merasakan keamanan dan kenyamanan yang maksimal,” ujar Gubernur.


Operasi Ketupat Samrat 2025 merupakan bagian dari pengamanan nasional yang rutin dilakukan oleh Polri setiap tahunnya dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.


Selain mengamankan jalur transportasi, operasi ini juga bertujuan untuk memastikan kelancaran aktivitas masyarakat selama libur Idul Fitri.


Dengan kesiapan yang matang serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan perayaan Idul Fitri 1446 H di Sulawesi Utara dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.


Lanjut, Gubernur Yulius mengingatkan agar warga yang akan mudik memperhatikan kondisi tempat tinggal sebelum melakukan perjalanan mudik lebaran.


“Sebelum meninggalkan rumah dipastikan terlebih dulu keamanan lingkungan sekitar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.


Gubernur Yulius juga mengingatkan masyarakat agar memastikan kompor dan tabung gas telah dikondisikan secara aman untuk mencegah kebakaran.


“Yakinkan sebelum pergi semuanya aman,” ingat gubernur.


Gubernur Yulius pun menyarankan masyarakat agar berkomunikasi dengan tetangga atau kepala lingkungan untuk dapat membantu mengawasi rumah yang ditinggalkan.


Para pemudik diharapkan mengatur waktu perjalanan dengan baik agar tidak terburu-buru di jalan guna terhindar dari kecelakaan atau hal yang tidak diinginkan.

 (*/Olvie)

Komentar

Tampilkan

Terkini

ekonomi dan bisnis

+