-->

Sukses! GMNI Gelar Kaderisasi Tingkat Menengah Dengan Tema "Bersatu Lawan Penjajahan Gaya Baru"

2025/03/19, 13:35 WIB Last Updated 2025-03-19T05:35:48Z


Newsblessing.com, MINAHASA – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Sulawesi Utara telah sukses melaksanakan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) yang berlangsung secara sederhana di Kebun Om Tani, Langowan, Sulawesi Utara—kampung halaman Presiden RI, Prabowo Subianto, 14-18 Maret 2025. 


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) DPP GMNI, Sarinah Melisa Tarandung, dengan mengusung tema "Bersatu Lawan Penjajahan Gaya Baru." 


Dalam sambutannya, Sarinah Melisa Tarandung menekankan pentingnya kaderisasi sebagai wadah untuk memperkuat militansi kader dalam menghadapi tantangan zaman. 


"GMNI harus tetap solid dalam perjuangan dan memastikan bahwa kadernya memiliki kesadaran ideologis serta keberanian untuk melawan segala bentuk penjajahan gaya baru yang mulai merongrong jiwa nasionalis pemuda masa kini. Kegiatan kaderisasi ini diselenggarakan bukan hanya di Sulawesi Utara namun serempak dilaksanakan oleh seluruh kader GMNI se-Indonesia sebagai rangkaian dari pelaksanaan Kongres XXII GMNI, namun KTM ini bukan hanya sekadar formalitas ataupun ceremonial semata tetapi merupakan sebuah proses dan kewajiban seorang nasionalis untuk membentuk karakter pemimpin yang berintegritas dan berpihak pada rakyat sesuai dengan ajaran ideologi Marhaneisme," ujar Melisa. 


Sementara itu, Ketua GMNI Cabang Minahasa, Riand Salu, menyampaikan bahwa meskipun kegiatan ini dilaksanakan dengan sederhana, substansi dan semangat yang terkandung di dalamnya tetap kuat. 


"Kaderisasi ini membuktikan bahwa perjuangan tidak bergantung pada kemewahan, tetapi pada komitmen dan militansi kader. Dengan berkumpulnya kader-kader GMNI dari berbagai cabang di Sulawesi Utara, kita semakin yakin bahwa semangat juang ini akan terus menyala," kata Riand. 


Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang berkompeten dalam berbagai bidang, membahas ideologi marhaenisme, analisis sosial, strategi advokasi, serta peran mahasiswa dalam menghadapi tantangan global. Peserta KTM juga diajak untuk mendalami kondisi sosial-politik di Indonesia terlebih khusus di Sulawesi Utara serta membangun strategi pergerakan yang relevan dengan situasi masa kini.


Dengan suksesnya KTM GMNI se-Sulawesi Utara, diharapkan kader-kader yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi motor penggerak perubahan, baik di dalam organisasi maupun di tengah masyarakat. GMNI berkomitmen untuk terus melahirkan kader-kader yang siap berada di garis depan dalam perjuangan demokrasi dan keadilan sosial. 


Peserta KTM GMNI Sulawesi Utara saat ini sedang melaksanakan Analisis Sosial di daerah cabang masing-masing sampai dengan tanggal 23 Maret 2025 nanti.

(*/Olvie)

Komentar

Tampilkan

Terkini

ekonomi dan bisnis

+